📋 Semua Jawaban
Reset
Total: 1,965 baris
Answer ID Assessment ID Question ID Nilai Teks Jawaban (Essay)
22171 1049 29 - banyakk rasanya kalo mikirin keluarga tu langsung runtuh. walopun lengkap tapi isinya rusak hehe
22194 1050 29 - Iya, saya takut keluarga saya hancur hanya karna perkataan dan hasutan dari orang-orang sekitar saya. Saya benci melihat keluarga bapak saya sendiri karna mereka memberikan saya trauma dari kecil
22217 1051 29 - saya anak paling kecil, dan orang yang paling sering saya khawatirkan adalah orang tua saya dari segi kesehatan dan terlebih mentalnya
22240 1052 29 - pasti. Saya khawatir tentang keluarga saya. tentang keselamatan mereka, kesehatan mereka.
22263 1053 29 - Jarang
22286 1054 29 - tidak ada
22309 1055 29 - Saya memiliki kekhawatiran ibu jatuh sakit, karena ibu berjualan dari malam sampai siang, saya berharap ibu baik-baik saja begitu pun semua keluarga saya
22332 1056 29 - khawatir terhadap orang tua karena ngerasaa diri beban pikiran untuk orang tua
22355 1057 29 - Saya khawatir dan takut keadaan keluarga saya hancur apalagi saya Masih memiliki adek kecil berumur 7 dan 9 tahun.
22378 1062 29 - Tidak
22401 1063 29 - Agak sering karena saya merasa keluarga bukan tempat ternyaman sayaa
22424 1064 29 - Saya cukup khawatir dengan keadaan keluarga karena penghasilan orang tua terbatas, sementara kebutuhan terus meningkat. Kekhawatiran itu justru menjadi motivasi bagi saya untuk belajar lebih giat agar bisa membantu keluarga di masa depan.
22447 1065 29 - Ya adikku laki laki selalu menyulitkanku, dia pernah mencuri kartu atm ku menghabiskan uangku berjuta, lalu mencuri uangku di rumah, sekarang dia menggadaikan laptopku. Ayahku dia terlalu tempramental meskipun dia tidak ringan tangan tapi emosinya tidak stabil dan meledakkkk
22470 1066 29 - Tidak ada
22493 1067 29 - Tidak
22516 1068 29 - Iya saya takut gagal membuat keluarga saya bangga dengan saya
22539 1069 29 - Tentu, terkhususnya kepada adik saya karena dia satu-satunya yang saya punya. Saya selalu khawatir terhadap kesehatan mentalnya karena saya sebagai kakak satu-satunya merasa kurang bisa merawatnya dengan baik untuk menggantikan peran ibu bagi adik saya yang di mana kami berdua sejak kecil sudah ditinggalkan oleh ibu kami dan ayah kami. Saat dia berusia beberapa bulan ibu kami sudah meninggal dan Ayah kami pergi entah ke mana. kami pun tinggal bersama nenek kami namun terkadang dioper ke sana kemari ke rumah keluarga tetapi tetap kembali ke rumah nenek kami. Awal tahun ini nenek kami meninggal aku tinggal di rumah keluarga adiknya nenek saya dan terpisah dari adikku yang tinggal di rumah keluarga lain dan melanjutkan sekolahnya ke tingkat SMK. Aku selalu khawatir gimana dia diperlakukan di sana karena dia menjadi orang yang bisa dibilang sangat-sangat pendiam dari kecil tetapi hanya di luar rumah, di rumah normal saja. Saya khawatir dengan kesehatan mentalnya tapi tidak tahu harus bagaimana apalagi dia tidak pernah cerita tentang lingkungannya di sekolah, hingga suatu hari saya mendengar dari temannya kalau dia pernah dibully saat SMP dan itu sangat-sangat menyayat hati saya karena saya tidak tahu harus bagaimana.
22562 1070 29 - tidak ada
22585 1071 29 - iyaa saya sangat khawatir apalagi menyangkut tentang keluarga sendiri, karna tanpa keluar hidup kita akan terasa hampa, untuk itu saya selalu menjalin hubungan yang sehat dengan keluarga terbuka akan hal yang membuat kita khawatir dan sering berdiskusi bersama keluarga
22608 1072 29 - Tidak, keluarga saya sangat harmonis