📋 Semua Jawaban
Reset
Total: 45,247 baris
Answer ID Assessment ID Question ID Nilai Teks Jawaban (Essay)
26775 1258 33 - panik, saya sering sekali panik berlebihan padahal apa yang saya pikirkan di kepala blm tentu itu jadi kenyataan
26776 1258 11 4 -
26777 1258 12 3 -
26778 1258 13 2 -
26779 1258 14 2 -
26780 1258 15 3 -
26781 1258 16 1 -
26782 1258 17 2 -
26783 1258 18 4 -
26784 1258 19 1 -
26785 1258 20 3 -
26786 1258 21 1 -
26787 1258 22 1 -
26788 1258 23 2 -
26789 1258 24 3 -
26790 1259 25 - Mengenai tempat tinggal saya tidak pernah merasa khawati,karena selagi tempat tinggal saya nyaman,layak dan tinggal bersama orang yang saya sayangi tidak membuat saya khawatir.
26791 1259 26 - Mengenai keuangan, jujur saya sering mengalaminya kekurangan uang faktor ekonomi,namun dibalik itu saya bersyukur masih bisa makan,masih bisa kuliah. Terkadang rasa khawatir selalu ada terlebih orang tua saya juga memiliki utang yahh utang,tapi utang untuk biaya hidup tapi apapun itu saya hanya berserah kepada Tuhan saya yakin pasti diberikan jalanm
26792 1259 27 - Kesehatan fisik,saya termasuk seseorang yang bisa dikategorikan jarang sakit jadi untuk kesehatan fisik selagi saya menjaga kebersihan dan kesehatan pasti aman saja.
26793 1259 28 - Teman bicara tentang teman,saya sedikit takut yahh bukan nya gimana,saya termasuk seseorang yang gampang bergaul tapi saya sering sekali mengalami salah pilih teman. Waktu saya SMA saya punya teman kami sering berbagi kemana mana kami selalu sama ,tapi dia ada rasa iri terhadap saya hingga pada akhirnya kami tidak berteman lagi dan baru aja saya alami pada saat saya bekerja di sebuah perusahaan,saya berteman dengan seseorang perempuan yah dia baik kami selalu bersama saya sering menginap di kos an nya juga dia pernah menginap di rumah saya,dia kenal dengan orang tua saya bahkan saya sering bawakan dia bekal makanan hampir tiap hari. Namun ketika dia kenal dengan seseorang cowo dia lupa sama saya nahh dari pengalaman tersebut mengenai teman saya sangat takut dan memilih untuk berhati-hati tapi dibalik itu saya punya sahabat yah walau sekarang jarang contact an.
26794 1259 29 - Keluarga,satu hal yang sangat di cintai setiap orang namun keluarga juga bisa menjadi luka terdalam. Saya mau cerita tentang keluarga saya lebih tepatnya bapak saya, keluarga bapak saya dan keluarga dari pihak mamak saya, pertama mulai dari bapak saya dulunya bapak termasuk orang yang bagus dalam pekerjaan bahkan pernah jadi kepercayaan,namun sangat disayangkan pada waktu bapak jadi kepercayaan banyak uang bapak ga menghargai mamak termasuk kami anak nya,dia lebih baik ke pihak keluarga nya terutama mamak nya bahkan satu ketika saya ingat pada saat bonusan bapak beli tempat tidur dan lemari baru ditemani mamak nya (opung saya) hati mamak saya hancur tapi mamak tetap kuat, tapi gimana yaa sebenernya mamak sama bapak itu masih termasuk Kelu dekat atau dalam kami orang Batak mereka pariban kandung. Singkatnya bapak lebih berpihak ke mamak dan bapaknya pernah mamak cerita bahwasanya bapaknya bapak saya (opung saya) mengajar i anaknya atau bapak saya untuk tidak usah memberikan uang nya kepada mamak saya. Hidup ini seperti roda berputar semua itu ada kalanya sekarang bapak udah ga terpandang lagi dan kepercayaan lagi di perusahaan tempat bapak kerja. Bahkan kami udah ga tinggal di rumah dinas, jadi gini setiap mandor dapat rumah dinas gitu tapi karena bapak kenak kasus menggelapkan uang perusahaan tapi pertama kali bapak menggelapkan uang perusahaan kami tidak dikeluarkan dan bapak masih kerja disana, tapi bapak berulah lagi dia mencuri makanan karyawan lain dan mencuri sebuah barang dan itu ga bisa dimaafkan perusahaan, jujur Saya tidak mengerti kenapa bapak seperti itu dan alhasil kami dikeluarkan dari rumah dinas perusahaan tapi bapak masih kerja disana. Singkatnya kami ngontrak rumah sekarang,kami hidup sederhana tapi bapak tetap ga pernah berubah ngasih uang sesuka hati ke mamak padahal kan sekarang ngontrak dan bayar listrik. Nah sekarang saya mau cerita in keluarga dari pihak bapak saya,kami sekarang kan kekurangan jadi mereka sepele sama kami,mamak seringkali disalahkan sama mereka dibilang mamak ga pandai mengatur tapi itu yang sepele sama kami kakak nya bapak lain dengan adik laki laki bapak mereka baik sama kami. Suatu ketika mamak bapak saya meninggal nah dalam tradisi Batak setiap orang tua meninggal adatnya dibikin dirumah anak paling besar nah itu bapak saya ,jadi adat opung kemarin dibikin dirumah kami yang kecil ini namun halaman nya lumayan luas disitulah keluarga kami mendapat kata kata sangat sakit dibilang lah kami itu ga bisa berbuat apapun dan ga ada bantuannya untuk adat nya opung kami ini. Aku hancur kali melihat mamak yang disalahkan sama mereka aku dendam sekali terutama sama kakak nya bapak aku sangat dendam kepada nya,namun tahun baru kemarin dia datang lagi kerumah kami untuk bikin adat gitu untuk anak nya yang mau nikah istilah izin lah dulu anaknya ke bapak saya selaku Tulang ( paman) Jujur mereka menelfon saya tidak saya angkat untuk membicarakan adat nya kebetulan mamak ga punya hp jadi mereka nelfon ke saya engga saya angkat, akhirnya kakak nya bapak ini minta tolong ke adik laki laki untuk berbicara kepada saya. Dengan hati yang masih menyimpan rasa dendam serta sakit hati akhirnya saya menerima mereka kerumah saya dan itulah keluarga dari ayah saya. Kalau keluarga dari mamak hampir sama mereka tapi bedanya adik adik mamak mau nolongin kami tapi selalu jadi ungkitan. Jujur saya bertekad harus sukses dan bisa tunjukkan ke keluarga saya bahwasan nya walaupun saya miskin saya bisa sukses.