Q25
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Tempat Tinggal ? Ceritakan.
Tidak ada
Q26
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keuangan ? Ceritakan.
Banyak sekali, saya sedih bahkan tak pernah beranin meminta uang pada maama saya karena memikirkan keuangan , mana saya sering mengeluh sama saya tentang ekonomi jadi saya pun jadi ragu untuk meminta.
Q27
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan fisik ? Ceritakan.
Saya merasa sakit di betis saya kadang kepala saya sering pusing
Q28
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman ? Ceritakan.
Takut dijauhkan
Q29
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keluarga ? Ceritakan.
Sedikit, saya tahu tugas saya sebagai anak apalagi anak perempuan , saya yang selalu menyiapkan serta membersihkan rumah tapi saya yang disalahkan, sedikit konyol memang tapi sedih semua hal yang kita lakukan tak pernah dipandang oleh orang tua, pernah sewaktu-waktu mama saya baru pulang habis operasi karena sakit, saya sebagai anak pengen saat mama saya pulang bersih semua rapi , semuanya udah bersih pada saat mama saya pulang dengan bapak saya, ada kata-kata yang membuat ku menangis mereka bilang " Susah x kalian ini disuruh pun" Saya yang dengar sedih hanya hal sepele tapi saya udah berharap kalo mereka pulang mereka senang saya juga senang, tapi saat mereka pulang malah saya dimarahin, kadang saya benar-benar gak bisa menahan emosi saya saya cuma diam pada saat itu.
Q30
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman dekat/Pacar ? Ceritakan.
Belum punya
Q31
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Pergaulan ? Ceritakan.
Tidak ada
Q32
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Diskriminasi (bullying,pelecehan,kekerasan) ? Ceritakan.
Kebetulan tidak ada
Q33
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan mental (depresi, stress, cemas, panik, gangguan tidur, gangguan makan, selfharm, alkohol/narkoba ) ? Ceritakan.
Saya sering berpikir bahwasanya saya memiliki masalah kesehatan mental, terkadang saya bisa menangis bahkan bisa merasa "kita cukup hidup sampai yang diatas memutuskan ya" Seperti pasrah dengan takdir apa yang takdir inginkan itulah terjadi, kadang juga saya berpikir kenapa saya jadi wanita kenapa tidak jadi pria saja, karena saya merasa karena wanita selalu disalahkan disetiap rumah apalagi suku tertentu, kadang saya suka kesel sama budidaya patriarki saya pengen itu terhapus . Saya sedih kalo ingat itu