Q25
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Tempat Tinggal ? Ceritakan.
Iya. Saat ini saya dan suami tinggal di sebuah ruko kecil tempat usaha milik kakak ipar saya dimana ruko tersebut menempel dengan rumah ipar saya tsb. Saya merasa kurang nyaman dikondisi seperti ini karena berkurangnya privasi dimana keluarga dari suami saya sering keluar masuk kamar kami dimana kami hanya punya space kamar tsb saja selain kamar mandi dan dapur yang sangat kecil.
Q26
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keuangan ? Ceritakan.
Tidak.
Q27
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan fisik ? Ceritakan.
Iya. Dalam kurun waktu 10 bulan ini, saya sudah 2 kali gagal dalam kehamilan. Kehamilan yg pertama KET, kehamilan yang kedua fetal death.
Q28
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman ? Ceritakan.
— tidak dijawab —
Q29
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keluarga ? Ceritakan.
Saya sangat takut kehilangan keluarga saya. Saya masih ingat rasa sakitnya kehilangan keponakan 2 tahun lalu. Sejak itu saya ga bisa membayangkan kalau ada anggota keluarga saya yg pergi selamanya.
Q30
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman dekat/Pacar ? Ceritakan.
— tidak dijawab —
Q31
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Pergaulan ? Ceritakan.
— tidak dijawab —
Q32
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Diskriminasi (bullying,pelecehan,kekerasan) ? Ceritakan.
— tidak dijawab —
Q33
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan mental (depresi, stress, cemas, panik, gangguan tidur, gangguan makan, selfharm, alkohol/narkoba ) ? Ceritakan.
Saya punya kekesalan terpendam untuk keluarga suami. Sebelum menikah ada beberapa hal yang dijanjikan kepada saya, tapi sampai saat ini setelah 2 tahun pernikahan belum juga dipenuhi. Bahkan yang semakin buat kesal, saat ini mertua saya membangun rumah mewah utk tempat tinggal mereka dan yg nantinya akan diwariskan untuk anak yg paling kecil(blm menikah), sementara anaknya yg sudah menikah(suami saya) harus menumpang2 ditempat ipar saya. Saya selalu bertanya2, Bukankah seharusnya orangtua mengedepankan anaknya dahulu? Padahal suami saya anak paling besar. Saya malu dengan keluarga dr pihak saya melihat kami hanya tinggal di kamar sepetak