← Kembali
Detail Assessment #1699
Avg Skala: 1.79 Kategori: Sedang
👤 Data Responden
Nama Lengkap
Dinel Emka Primanta Tarigan
Jenis Kelamin
Laki-laki
Tanggal Lahir
22/04/2006
Email
tarigandinel@gmail.com
No WhatsApp
083146824821
Pendidikan
SMA/SMK
Pekerjaan
Mahasiswa / Akademisi
Status Nikah
Belum menikah
Suku
Batak Karo
Agama
Kristen
Event
Universitas Satya Terra Bhinneka Week Of Service Mental Health and Well Being Lions Club Distric 307 A2
Tanggal Asesmen
14/10/2025 10:37
📈 Hasil Asesmen
Total Skor
25.00
Rata-rata
1.790
Kategori
Sedang
📊 Jawaban Skala (Likert)
Q11
Saya merasa optimis terhadap masa depan
2
Q12
Saya merasa diri saya bermanfaat
1
Q13
Saya merasa rileks
1
Q14
Saya merasa tertarik dengan orang lain
3
Q15
Saya memiliki energi untuk melakukan se…
2
Q16
Saya mengatasi masalah dengan baik
1
Q17
Saya dapat berfikir jernih
3
Q18
Saya merasa nyaman dengan diri saya
1
Q19
Saya merasa dekat dengan orang lain
1
Q20
Saya merasa percaya diri
1
Q21
Saya bisa mengambil keputusan sendiri t…
2
Q22
Saya merasa dicintai
2
Q23
Saya merasa tertarik kepada hal-hal baru
3
Q24
Saya merasa ceria
2
📝 Jawaban Essay
Q25 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Tempat Tinggal ? Ceritakan.
Kekhawatiran tempat tinggal yaa dikarenakan tempat saya jauh dari kampus dan saya merasa bagaimana jika magang tetap pulang pergi dari rumah
Q26 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keuangan ? Ceritakan.
Sering dikarenakan saya harus hemat sebisa mungkin dan membeli barang yang perlu saja
Q27 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan fisik ? Ceritakan.
Kekhawatiran fisik terkait berat badan saja
Q28 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman ? Ceritakan.
Yaa,Saya merasa terkadang saya hanya di anggap sebagai orang yang biasa saja dan tidak pernah di anggap teman oleh teman saya
Q29 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keluarga ? Ceritakan.
Kekhawatiran keluarga saya hanya takut jika keluarga saya terpecah belah
Q30 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman dekat/Pacar ? Ceritakan.
Kalau teman dekat saya hanya khawatir jika apa yang saya lakukan itu bisa membuat dia sakit hati dan dia tidak mau berteman dekat dengan saya .Kalau pacar saya tidak memiliki pacar dan saya tidak buru buru untuk berpacaran
Q31 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Pergaulan ? Ceritakan.
Saya kadang merasa takut tidak bisa mendapatkan nilai yang bagus seperti teman-teman saya. Saat melihat orang lain lebih mudah memahami pelajaran atau mendapat nilai tinggi, saya merasa kurang percaya diri dan takut gagal. Namun, saya belajar bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan proses belajar yang berbeda. Yang penting adalah berusaha semampunya dan tidak menyerah. Saya juga mencoba menjadikan teman yang nilainya bagus sebagai motivasi, bukan saingan, supaya saya bisa belajar dari cara mereka belajar.
Q32 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Diskriminasi (bullying,pelecehan,kekerasan) ? Ceritakan.
Ya, saya merasa khawatir terhadap diskriminasi dan kekerasan karena saya pernah menjadi korban dari perlakuan seperti itu. Pengalaman tersebut membuat saya merasa sedih, takut, dan kurang percaya diri. Saya tidak mengerti mengapa orang bisa memperlakukan orang lain dengan tidak adil hanya karena perbedaan atau hal kecil. Namun, dari pengalaman itu saya belajar untuk lebih menghargai diri sendiri dan berusaha tidak membalas dengan kebencian. Saya juga ingin membantu orang lain yang mengalami hal serupa agar mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri dan tetap berharga.
Q33 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan mental (depresi, stress, cemas, panik, gangguan tidur, gangguan makan, selfharm, alkohol/narkoba ) ? Ceritakan.
Ya, saya memiliki kekhawatiran mengenai kesehatan mental. Kadang saya merasa stres, cemas, atau sulit tidur ketika banyak pikiran dan tekanan, terutama saat menghadapi tugas atau masalah pribadi. Saya juga khawatir karena banyak orang di sekitar saya terlihat tidak baik-baik saja, tetapi memilih diam dan menyimpan semuanya sendiri. Saya belajar bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, jadi saya mencoba lebih terbuka, berdoa, dan mencari cara yang sehat untuk menenangkan diri. Saya juga berharap lingkungan sekitar bisa lebih peduli dan tidak menganggap remeh masalah seperti stres atau depresi.