Q25
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Tempat Tinggal ? Ceritakan.
sepertinya tidak..
Q26
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keuangan ? Ceritakan.
Iya, karena dari kecil kedua orangtua sering bertengkar sampai KDRT. Keluarga mama tidak menyukai bapak, bapak lebih memilih meninggikan harga diri nya daripada anak-anak nya memliki hidup yg sejahtera dan selalu memperbudak mama. Bapak tidak pernah sadar keslahan nya dan mama selalu mau dibodohin bapak. Keluarga saya terlalu toxic, kalo bapak ada rezeki seketika keluarga saya harmonis tapi kalo mamak ada rezeki juga begitu. Jadi dari kecil hingga sekarang saya percaya bahwa materi adalah hal yang penting supaya keluarga bahagia.
Q27
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan fisik ? Ceritakan.
Iya, karena saya gampang teringat akan masalah yg terjadi jadinya itu buat saya kepikiran, dan ketakutan sehingga hal itu membuat fisik saya semakin melemah.
Q28
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman ? Ceritakan.
Iya, bukan hanya teman tapi pada orang sekitar karena manusia adalah makhluk keji dan penuh kemunafikan.
Q29
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keluarga ? Ceritakan.
Iya, tapi sekarang saya lebih khawatir kepada adik laki-laki saya yg terakhir. Saya takut dia jadi versi bapak di kehidupan dewasa nya nanti. Karena disaat saya berusaha ubah adik dengan cara saya sendiri, orangtua malah memanjakan dia kembali yang mana kebiasaan itu bisa membentuk kepribadian bapak terhadap adik. Jadi melawan mama, tidak menghargai perempuan, besar omongan, tidak berani berinteraksi dengan orang lain, tidak lakik, kalo keinginan nya tidak dipenuhi dia akan marah dan bermalasan seperti bapak.
Q30
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman dekat/Pacar ? Ceritakan.
Kalo pacar ada tapi tidak seperti di awal hubungan, karena saya baru saja sadar dan sudah melepaskan seorang pria yang kasar, menganggap remeh wanita dan hanya memikirkan bahwa wanita adalah budak, yang mana setelah suami hanya kerja dan istri melakukan pekerjaan rumah dan harus menghormati suami bagaimanapun kelakuannya, dan terakhir harus mengalah dan siap direndahkan. Setelah putus saya ada merasa lega dan gelisah hati karena ini adalah hubungan romantis pertama saya, tapi dengan banyaknya informasi mengenai hubungan toxic saya mulai belajar untuk sadar bahwa dia akan jadi bapak versi ke 2 yg toxic, yang mana kalo aku tidak sadar, aku akan mewarisi kehidupan RT kejam nya mama.
Q31
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Pergaulan ? Ceritakan.
Entahlah..
Q32
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Diskriminasi (bullying,pelecehan,kekerasan) ? Ceritakan.
Iya, karena saya korban pelecehan di SMP dan bullying di lingkungan kerja. Saya berharap korbanΒ² pelecehan dan bullyan mempunyai sandaran yang tepat dan berpasrah kepada Tuhan. Karena diskriminasi yang saya alami dianggap dramatis atau masalh yang dilebih2kan oleh keluarga saya, tapi dengan seiring berjalannya waktu dan saya berusaha berpasrah kepada Tuhan saya akhirnya bisa merasakan semangat hidup meskipun tubuh saya melemah. Jadi saya berharap korban2 diskriminasi lebih sadar bahwa tempat terbaik untuk menenangkan diri dan trauma hanya lah Tuhan. Kediaman Tuhan.
Q33
Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan mental (depresi, stress, cemas, panik, gangguan tidur, gangguan makan, selfharm, alkohol/narkoba ) ? Ceritakan.
Iya, karena kesehatan mental dapat merenggut nyawa seseorang.