← Kembali
Detail Assessment #1428
Avg Skala: 0.86 Kategori: Perlu Tindak Lanjut
πŸ‘€ Data Responden
Nama Lengkap
Monalisa A Era S Purba
Jenis Kelamin
Perempuan
Tanggal Lahir
21/09/2005
Email
monalisapurba20@gmail.com
No WhatsApp
081396634388
Pendidikan
S1
Pekerjaan
Mahasiswa / Akademisi
Status Nikah
Belum menikah
Suku
Batak Toba
Agama
Kristen
Event
Universitas Satya Terra Bhinneka Week Of Service Mental Health and Well Being Lions Club Distric 307 A2
Tanggal Asesmen
13/10/2025 22:25
πŸ“ˆ Hasil Asesmen
Total Skor
12.00
Rata-rata
0.860
Kategori
Perlu Tindak Lanjut
πŸ“Š Jawaban Skala (Likert)
Q11
Saya merasa optimis terhadap masa depan
1
Q12
Saya merasa diri saya bermanfaat
0
Q13
Saya merasa rileks
1
Q14
Saya merasa tertarik dengan orang lain
1
Q15
Saya memiliki energi untuk melakukan se…
1
Q16
Saya mengatasi masalah dengan baik
1
Q17
Saya dapat berfikir jernih
1
Q18
Saya merasa nyaman dengan diri saya
0
Q19
Saya merasa dekat dengan orang lain
0
Q20
Saya merasa percaya diri
0
Q21
Saya bisa mengambil keputusan sendiri t…
1
Q22
Saya merasa dicintai
0
Q23
Saya merasa tertarik kepada hal-hal baru
4
Q24
Saya merasa ceria
1
πŸ“ Jawaban Essay
Q25 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Tempat Tinggal ? Ceritakan.
Tidak.
Q26 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keuangan ? Ceritakan.
Ya! Aku sering banget mikirin soal uang, kadang sampai nangis sendiri. Apalagi Jadi anak pertama tuh nggak gampang selalu pengen bantu orang tua,tapi keadaan belum tentu bisa. Rasanya takut,sedih,dan nggak tahu harus gimana biar semuanya cukup. Kadang aku mikir pengen cari pekerjaan tapi jam kuliah yang tidak mendukung, karna masuk siang buat aku bingung mau kerja dimana. Aku juga punya kebutuhan sendiri dan jujur rasanya malu dan ga tega kalo harus minta ke orang tua untuk kebutuhan pribadi.
Q27 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan fisik ? Ceritakan.
Ya. Aku sering khawatir sama kesehatan fisikku.Kadang terlalu fokus ngejar kuliah dan kegiatan lainnya. Jujur aku udah 2 kali melakukan operasi di 2024 dan 2025,semenjak itu aku ngerasa kesehatan ku ga sekuat dulu dan udah banyak pantangannya.Tapi biarpun begitu aku masi bisa kuat.
Q28 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman ? Ceritakan.
Ya! Aku sering khawatir kehilangan teman. Gatau kenapa aku selalu ga ngerasa jadi teman yang baik untuk temanku. Dan sekarang lagi ngalamin gatau kenapa dan gatau aku punya salah apa teman ku ngediemin tibaΒ² mulai dari akhir semester 3 sampai hari ini semester 5 dia belum mau baikan,aku bingung salah ku dimana. Aku bukan tipe yang bisa terus-terusan nyari perhatian,jadi kalau tiba-tiba cuek,aku cuma bisa mikir sendiri apa aku salah,atau dia udah bosan sama aku.
Q29 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Keluarga ? Ceritakan.
Kekhawatiran aku tentang keluarga nggak pernah hilang setiap kali ngerasa capek. Aku takut nggak bisa jadi anak yang cukup buat mereka belum bisa bikin bangga,belum bisa bantu secara nyata Kadang ngerasa bersalah,ga berguna,dan cuma beban buat orang tua.
Q30 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Teman dekat/Pacar ? Ceritakan.
Hubungan sama orang terdekat kadang bikin aku cemas.Aku takut kehilangan mereka,takut kalau aku terlalu banyak diam dan akhirnya mereka ngerasa nggak dibutuhkan. Sebagai anak pertama,aku sering terbiasa nyembunyiin perasaan dan nyari solusi sendiri,tapi di sisi lain aku juga pengen punya seseorang yang ngerti tanpa harus banyak dijelasin.
Q31 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Pergaulan ? Ceritakan.
Aku sering khawatir soal pergaulan. Di satu sisi aku pengen punya banyak teman,pengen ngerasa diterima dan punya tempat cerita.Tapi di sisi lain, aku juga takut kalau dalam proses itu aku malah kehilangan diri sendiri. Kadang aku ngerasa nggak cocok sama lingkungan yang terlalu bebas, tapi juga takut dianggap aneh kalau terlalu jaga jarak.Jadi anak pertama bikin aku terbiasa mikir dua kali sebelum bertindak takut ngecewain orang tua,takut salah langkah,takut dilihat buruk.Tapi kadang justru itu yang bikin aku ngerasa sendirian.Aku pengen jadi diri sendiri tanpa harus takut dihakimi,tapi kenyataannya nggak semudah itu.Dunia pergaulan sekarang terasa kompleks,dan aku cuma berusaha tetap jadi versi terbaik dari diriku tanpa harus pura-pura.Meski kadang rasanya berat,aku belajar buat tetap berteman dengan tulus,sambil tetap menjaga batas agar nggak kehilangan arah.
Q32 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Diskriminasi (bullying,pelecehan,kekerasan) ? Ceritakan.
Waktu SMA aku pernah jadi korban bullying,dan jujur itu pengalaman yang sampai sekarang masih membekas dalam diri aku.Rasanya sakit banget waktu orang-orang memperlakukan aku seolah nggak berharga,cuma karena sedikit kesalahpahaman dengan teman sebangku waktu itu.Ada masa di mana setiap hari aku takut untuk pergi kesekolah,takut ketemu orang. Aku belajar buat diam, buat pura-pura nggak peduli,padahal di dalam hati rasanya hancur banget.Aku sering nangis diam-diam,ngerasa sendirian, ngerasa nggak punya tempat buat cerita.Luka itu bikin aku susah percaya sama orang, bahkan sama teman sendiri. Kadang sampai sekarang pun aku masih takut untuk terlalu terbuka atau percaya sama orang,karena bayangan masa lalu itu suka datang tiba-tiba. Aku berusaha memaafkan,berusaha move on,tapi rasa takut itu masih ada takut kalau hal yang sama kejadian lagi,takut disalahpahami,takut nggak diterima.
Q33 Apakah kamu memiliki kekhawatiran mengenai Kesehatan mental (depresi, stress, cemas, panik, gangguan tidur, gangguan makan, selfharm, alkohol/narkoba ) ? Ceritakan.
Akhir-akhir ini aku sering ngerasa kehilangan arah.Rasanya berat banget,kayak semua beban numpuk di pundak tapi nggak ada tempat buat bersandar.Aku sering cemas tanpa alasan jelas,jantung tiba-tiba berdebar,pikiran muter terus seolah nggak bisa berhenti.Kadang aku cuma duduk diam tapi hati berisik banget.Ada rasa takut gagal,takut ngecewain orang tua,takut semua usaha ini nggak berarti apa-apa.Aku sering pura-pura kuat di depan orang lain,senyum biar mereka nggak khawatir,padahal di dalam hati aku pengin banget bilang kalau aku capek.Tapi jadi anak pertama tuh kayak harus selalu kelihatan kuat, harus tahan semua sendiri. Pernah beberapa kali aku ngerasa nggak sanggup,ngerasa hampa,kayak nggak tahu lagi siapa diriku dan sempat putus asa dan mikir untuk mengakhiri hidup karna perasaan aku ga berguna muncul.Dan setiap hari rasanya cuma pengen hilang dari semua tekanan ini. Tapi aku tahu,aku masih punya Tuhan,masih punya harapan buat sembuh,buat belajar mencintai diri sendiri lagi.Aku tahu prosesnya panjang,tapi aku pengen terus bertahan.Karena di balik semua rasa takut,panik,putus asa dan sedih ini, aku masih percaya kalau suatu hari nanti aku bisa nemuin versi diriku yang tenang dan bahagia lagi.